Bandung
adalah kota kembang yang saya banggakan . Bukan hanya impian yang dapat kita
lihat dan rasakan , tapi kita dapat melihat lansung di depan mata kita . Hanya
saja, banyak tempat yang belum terjamah oleh orang-orang dan bahkan masih belum
di ketahui . Bukan hanya tempat wisata untuk berfoto saja yang dapat di
kunjungi , tapi masih bnyak tempat yang bisa menjadi bahan inspirasi.
Sudah
banyak tempat yang di buat untuk berwisata di daerah bandung . Tapi masih ada
suatu tempat yang belum di jadikan sebagai program wisata dan bahan inspirasi .
Juga belum di pandang serius oleh pemerintah , sehingga tempatnya masih sedikit
tidak terpelihara .
Di
Dago tepatya di Kampung Buniwangi Desa Mekarwangi yang terdapat di bandung ada
suatu tempat yang belum banyak di kunjungi orang ,mungkin hanya beberapa orang
yang mengetahui saja . Disana terdapat suatu tempat yang bernama Air Tujuh
Pancuran . Akses menuju tempat tersebut jalannya cukup jauh dan jalannya pun
kecil . Untuk melaluinya kita bisa melawati jalan Dago sampai Terminal Dago
lalu ke arah Dalemwangi , atau bisa juga dari Lembang ke sindangwaas lalu ke
Buniwangi .
Di
tempat itu ada suatu sumber air yang sering di pakai mandi oleh orang-orang .
Biasanya mereka mandi disana atas alasan tertentu . Suasana disana sangat sejuk
.Air yang berada di tujuh pancuran itu pun sangat segar , karena airnya dari
sumber air asli . Air Tujuh pancuran ini memiliki khasiat yang bermanfaat
misalnya bila orang yang mau menikah biasanya mandi terlebih dahulu di air itu
maka dia akan bersih dan jauh dari masalah – masalah . Atau bila yang susah
mendapatkan jodoh juga bila dia mandi di air tersebut konon kelak dia akan
secepatnya mendapatkan jodoh dan banyak lagi hal yang ajaib .
Air
Tujuh Pancuran itu sudah ada dari zaman dahulu , sejak nenek moyang kita masih
ada . Konon dahulu kala di tempat tersebut sering ada tujuh bidadari yang mandi
di air tujuh pancuran itu , dan di air itu sudah banyak do’a yang di panjatkan
oleh Leluhur buniwangi sehingga banyak khasiat dan kegunaan yang bagus bagi
orang yang niatnya baik .
Ada
suatu masalah utama yang menjadi faktor dalam hal ini . Terutama dalam
kesadaran pemerintah mereka tidak sadar akan adanya keadaan masyarakat di
kalangan bawah . Sehingga tempat-tempat yang seharusnya di jaga , selalu mereka
acuhkan dan di pandang sebelah mata . Seharusnya mereka dapat mengembangkan
program wisata lainnya , atau paling tidak mereka melihat bahwa adanya tempat
yang seharusnya di lestarikan .





Terima kasih infonya
BalasHapusAku udah berapa kali ke pancuran 7 barokah dari air itu alhamdulilah kerasa sama saya...
BalasHapusAlamat ga jelas di cari ngaur map ga ketemu
BalasHapusBukan jodohnya
BalasHapus